Tarif Listrik Baru PLN Mulai 1 Juli 2014

Beberapa hari terakhir nilai dollar mulai tembus di atas Rp 12.000,- , dan akan berakibat akan naiknya harga barang. Ditambah lagi besok mulai puasa ,  biasanya harga barang, bahan makanan, dan lain lain  mulai naik. Di tambah lagi kenaikan listrik baru PLN yang di implementasikan mulai 1 Juli 2014. Huh..  Dan informasi dari BI (Bank Indonesia) dengan kenaikan listrik ini menambah / menaikkan inflasi senilai 0.5% ( sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/06/26/0755235/BI.Kenaikan.Tarif.Listrik.Sumbang.0.5.Persen.terhadap.Inflasi)

Tarif Listrik Baru PLN akan naik 3 kali yaitu di mulai di awal bulan Juli 2014 sebagai kenaikan pertama,  kenaikan tarif listrik yang kedua di awal bulan September  2014 dan kenaikan Tarif Listrik ketiga  di awal bulan November 2014.

Rincian perubahan tarif listrik PLN berdasar dari data kementrian ESDM

  1. Untuk golongan I-3, tarif semula Rp 864 per kWh akan naik menjadi Rp 964 per kWh. Pada 1 September 2014, tarif akan naik lagi menjadi Rp 1.075 per kWh, dan per 1 November 2014 kembali naik menjadi Rp 1.200/kWh.
  2. Untuk golongan R-2 dengan 3.500 VA hingga 5.500 VA, tarif semula Rp 1.145 per kWh akan naik menjadi Rp 1.210 per kWh. Per 1 September 2014 tarif ini akan naik lagi menjadi Rp 1.279/kWh, dan per 1 November 2014 kembali naik menjadi Rp 1.352/kWh.
  3.  Untuk golongan R-1 dengan kapasitas 2.200 VA, tarif semula Rp 1.004 per kWh akn naik menjadi Rp 1.109/kWh. Lalu, per 1 September 2014 naik lagi menjadi Rp 1.224/kWh, dan per 1 November 2014 kembali naik menjadi Rp 1.353/kWh.
  4. Untuk golongan R-1 dengan kapasitas 1.300 VA, tarif semula Rp 997 per kWh akan naik menjadi Rp 1.090/kWh. Per 1 September 2014, tarif ini naik lagi menjadi Rp 1.214/kWh, dan kembali naik pada 1 November 2014 menjadi Rp 1.352/kWh.
  5. Untuk golongan P-3, dari Rp 864 per kWh naik menjadi Rp 1.104/kWh. Per 1 September 2014 naik lagi menjadi Rp 1.221/kWh, lalu per 1 November 2014 kembali naik menjadi Rp 1.352/kWh.
  6. Untuk golongan P2 dengan kapasitas di atas  200 kVA, tarif semula Rp 1.062 per kWh naik menjadi Rp 1.081/kWh. Per 1 September 2014 naik lagi menjadi Rp 1.139 perkWh, lalu per 1 November 2014 kembali naik menjadi Rp 1.200 per kWh.

Yang bisa di lakukan, pakailah listrik sebijak mungkin 😀


sumber Kompas.com 27 Juni 2014

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *